Blog

Mengenal 3 Strategi Digital Advertising

digital advertising tersebut menekankan kembali pentingnya merumuskan tujuan dari iklan yang akan dibuat, maka mengenal strategi digital advertising

Mengenal 3 Strategi Digital Advertising

Mengenal 3 Strategi Digital Advertising,- Di era teknologi informasi yang pesat ini, tidak bisa dipungkiri bahwa persaingan iklan/promosi begitu sengit.

Jika Anda tidak melakukan perubahan strategi iklan/promosi maka lambat laun bisnis Anda akan tersingkir dari persaingan ini.

Dalam merencakan sebuah iklan/promosi sangat diharuskan untuk mengolah strategi yang tepat sasaran.

Merancang iklan dewasa ini tentu sangat berbeda dengan rancangan strategi di tahun 70-an.

Sebab kondisi di tahun 70-an terkait penggunaan internet tidak terlalu dikenal dan berkembang luas di dunia, berbeda halnya dengan Persepsi tentang sebuah iklan/promosi saat ini yang lebih kompleks rancangannya juga rumit dalam eksekusi.

Iklan dalam media digital tidak semata-mata masalah teknologi, tetapi sudah sewajarnya membahas masalah tujuan (goals) yang ingin dicapai.

Menentukan Tujuan Iklan

Tujuan yang dimaksud adalah serumpun hal-hal yang hendak dicapai oleh advertiser, sehingga dengan tujuan yang hendak dibuat, iklan akan lebih terarah.

Dengan kata lain penentuan tujuan dari iklan sangat penting untuk dilakukan. Dalam praktik digital advertising terungkap bahwa dalam menentukan tujuan harus spesifik/berkarakter (khas), dapat diukur, dapat dilaksanakan, realistis dan mempunyai jangka waktu.

Upaya yang perlu dilakukan dalam menentukan tujuan dari iklan/promosi adalah berusaha mendapatkan data-data yang berhubungan dengan jenis iklan yang akan dibuat secara valid dan relevan sebanyak mungkin.

Analisis Iklan

Dengan melakukan hal-hal ini akan sangat memudahkan Anda dalam menyusun strategi iklan sebagai bahan untuk analisa kekuatan dan kelemahan dari iklan-iklan serupa yang nantinya akan dibuat.

Dan jika strategi dalam analisa tepat dilakukan maka, Anda bisa merancang strategi yang tepat pula dalam iklan/promosi produk yang akan dipasarkan.

Setelah Anda berhasil memformulasikan strategi dalam iklan maka langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan strategi iklan tersebut dan memperhatikan sejauhmana perkembangannya (monitoring).

Dengan kurun waktu tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya maka akan diperoleh hasil (report) yang nyata (faktual).

Pola ini sangat penting dilakukan untuk mendapatkan dampak dari iklan yang optimal. Sehingga dari hasil data analisis ini dapat dijadikan acuan untuk menetapkan strategi iklan berikutnya.

Evaluasi Strategi Iklan

Saat tujuan telah ditentukan, segmentasi pasar telah dipilih, perangkat promosi sudah terencana dengan matang, dan analisis menjadi acuan strategi iklan maka selanjutnya adalah mengevaluasi hasil apapun yang telah dilakukan.

Fungsi evaluasi iklan ialah mengedepankan pentingnya penyusunan strategi baru iklan kedepannya.

Para digital marketer biasanya membagi konsep iklan menjadi beberapa bagian.

Salah satu strategi yang dibuat adalah website yang memberikan informasi/berita terkenal (viral) kemudian melakukan pemecahan sebuah berita menjadi 3 atau lebih artikel yang saling terkait.

Dalam dunia jurnalistik terdapat patokan khusus yang menjadi acuan dalam pembuatan informasi dengan tetap menjunjung tinggi aturan 5W (who, why, what, where, when) yang tentu hal ini dilakukan website tersebut.

Hal yang perlu untuk dicermati dalam digital advertising adalah topik 6 dasar iklan kreatif. Disebutkan bahwa 6 dasar tersebut adalah contextual, entertaining, interactive, customizable, useful dan playable.

Brand mobil Mercedes dengan mobil citycar-nya, yakni Smart, menjadi salah satu contoh brand yang melaksanakan 6 dasar ini.

Wawasan Digital Advertising

Iklan atau dalam bahasa Indonesia formalnya pariwara (advertising) adalah segala bentuk pesan promosi benda seperti barang, jasa, tempat usaha, dan ide yang disampaikan melalui media dengan biaya sponsor dan ditunjukan kepada sebagian besar masyarakat

Masih pada topik yang sama, yaitu digital advertising, berikut ini paparan tentang kategori media yang digunakan untuk menampilkan iklan.

Kategori tersebut adalah paid media, owned media dan earned media.

Paid Media

Paid media adalah media marketing dimana marketers harus membayar sejumlah uang untuk mengambil manfaat dari media tersebut.

Contoh iklan di koran, majalah, radio, di web dengan traffic tinggi, di akun socmed yang banyak followernya dan lain-lain.

Kelebihan dari media ini adalah jangkauannya yang sangat luas dalam sekali gebrakan promo. Dan jangkauan dari media ini berbanding lurus dengan harga yang akan Anda bayar untuk melakukan iklan di media tersebut.

Kelemahan dari PAID Media adalah pola komunikasi yang satu arah (SIMPLEX).

Jadi tipe media seperti ini paling pas jika tujuan campaign Anda adalah AWARENESS dan REMINDER. Jangan sekalipun digunakan untuk engagement karena dijamin rugi besar.

Secara sekilas dipaparkan bahwa beriklan di paid media membutuhkan modal finansial yang cukup besar tetapi mempunyai dampak yang sangat efektif.

Owned Media

Owned media adalah media yang kita miliki kendalinya sepenuhnya.

Contoh website atau blog official dari brand or corporate, akun social media brand yang Anda miliki sendiri (Fanspage, Twitter, Instagram, LINE@ dll),channel broadcast yang kita miliki baik via WA, BBM, Telegram, dan sejenisnya.

Media tipe ini wajib dimiliki oleh sebuah BRAND. Tidak dapat dipungkiri bahwa komponen diatas harus mutlak dimiliki dan tidak boleh tidak.

Penting karena disinilah nanti nyawa branding Anda sepenuhnya dilakukan.

Hal ini tentang bagaimana Anda berinteraksi dengan audiens Anda sehari-harinya.

Sekalipun semua media ini milik sendiri, bukan berarti ketika hendak melakukan iklan sama sekali tidak mengeluarkan budget sedikitpun. Tetap dana untuk iklan harus dianggarkan .

owned media, sebenarnya sangat tidak dianjurkan untuk dilakukan kecuali bagi brand yang diiklankan sudah dikenal masyarakat. Dan ini bagian dari strategi digital advertising

Earned Media

Earned media adalah media-media yang sudah populer sebagai media sosial dan banyak dipergunakan masyarakat. Earned media, atau Media yang Anda dibuatkan oleh audiens untuk kepentingan brand Anda, sebagai bukti kecintaan dan perhatiaan mereka pada Brand kita.

Media terakhir ini juga sangat efektif untuk mengiklankan sesuatu.

Kelemahan dari Earned media adalah kita tidak punya kendali sepenuhnya atas media ini sehingga strategi digital advertising tidak dapat Snda evaluasi.

Sebab Fanspage nya fans produk Anda dikelola bukan oleh Anda sendiri, akun socmed penggemar produk kita, page one di SEO karena reputasi brand Anda yang terus meningkat dll.

Ini sebenarnya media bonus, karena efek samping dari reputasi brand kita yang terus meroket.

Ketiga MEDIA tadi bisa kita gunakan semuanya dengan cara bijaksana.

PAID media Anda akan manfaatkan semaksimalkan untuk menggiring audiens ke Owned Media Anda, tentu saja dengan anggaran Anda terlebih dahulu.

Jika audiens sudah masuk kelingkaran OWNED media Anda nyamankan mereka, manjakan mereka bikin betah, jangan sampai kabur.

Karena jika Anda mengolah dengan baik peran mereka sangat besar untuk menaikkan reputasi brand Anda.

Sebagai kata penutup, para pakar strategi digital advertising  menekankan kembali pentingnya merumuskan tujuan dari iklan yang akan dibuat.

COMMPASS DIGITAL mencoba untuk selalu memahami kebutuhan Anda dalam pengelolaan strategi Digital Advertising. Kami memahami bagaimana sebuah iklan dijalankan dengan baik sehingga berpotensi melahirkan berbagai  peluang besar terhadap penjualan yang diharapkan.

Baca juga: 5 Website Inspirasi Desain Grafis GRATIS

[table id=1 /]

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *